Wisata Kawah Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur

This is the post excerpt.

Advertisements

Kawan Ijen adalah salah satu obyek wisata kebanggaan warga kota Banyuwangi. Tidak hanya kebanggaan warga Banyuwangi, Jawa Timur, namun juga kebanggaan Indonesia. Oiya, sebelum lanjut baca, info lanjutan tentang kawah Ijen seperti alasan-alasan valid mengapa harus pergi ke kawah Ijen, klik disini ya

Betapa tidak?

Disini, ada sekaligus 3 obyek wisata / atraksi yang bisa dinikmati; Gunung Ijen, Kawah Ijen dan Api Biru.

Tetapi sesungguhnya, ada 1 lagi atraksi yang tidak kalah mencengangkan. Apa itu? Penambang Belerang.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasan masing-masing dari ke 4 atraksi yang ada di lokasi wisata gunung Ijen.

1. Gunung Ijen

Di gunung Ijen, para wisatawan bisa menjajal kekuatan fisiknya untuk mendaki gunung. Ya, dengan melakukan pendakian gunung di gunung Ijen ini, tak hanya bisa menjajal kekuatan fisik, tapi juga menikmati panorama alam yang menakjubkan khas pegunungan.

Bersama-sama dengan para pendaki lainnya, kita bisa mendaki gunung Ijen rame-rame. Jumlah pendaki pada hari biasa biasanya sekitar ratusan orang pendaki. Tapi ketika weekend dan terutama libur panjang, jumlah mendaki bisa mencapai ribuan.

Ini tentu hal yang menyenangkan, sebab ada begitu banyak kawan selama perjalanan, eh pendakian 🙂

Dengan memulai pendakian pada dini hari (gate pendakian dibuka sejak pukul 2 dinihari), dan rata-rata waktu pendakian adalah 2,5 jam, maka sebelum subuh kita sudah berada di puncak gunung Ijen.

Bagaimana panoramanya? Wah…diatas puncak Ijen bisa kalau disebut sebagai salah satu lukisan Tuhan paling sempurna di muka bumi ini…

2. Kawah Ijen

Sesampainya di puncak gunung Ijen, ada 2 opsi yang bisa diambil oleh pendaki untuk menikmati Ijen secara maksimal.

Cara pertama adalah dengan mengambil jalur keatas. Ini artinya kembali mendaki sedikit lagi, mencari tempat tertingginya, untuk menikmati atraksi sunrise (matahari terbit) yang teramat spektakuler.

Tak hanya pendaki lokal, para pendaki interlokal (luar negeri) yang jumlahnya juga banyak itu, semuanya mengakui kalau panorama matahari terbit di puncak Ijen adalah luar biasa. Yang terbaik!

Oleh sebab itu, sangat rugi jika sebagai rakyat Indonesia belum pernah mendaki gunung Ijen yang sudah diakui kehebatannya itu oleh para turis luar negeri..

Nah, begitu sampai di posisi paling atas, tepat dibawah pendar jingga matahari terbit itu, terhampar pemandangan lain yang tak kalah menakjubkan: Kawah Ijen!

Dengan berbentuk danau raksasa berwarna hijaunya yang mistis ditimpali pendar jingga matahari, aura kawah Ijen sungguh sungguh luar biasa..

Lalu cara kedua adalah mengambil jalur kebawah …. (sebagai atraksi ke 3)..

3. Api Biru (Blue Fire)

Jalur kebawah ini sekaligus akan menikmati atraksi no 3; Api Biru!

Sebetulnya, ini adalah atraksi yang paling dicari para pendaki gunung Ijen. Mengapa?

Sebab, keajaiban alam ini hanya ada 2 di dunia. Hanya ada di Ijen ini, dan satunya lagi di Islandia, jauh banget dari Indonesia…Pakai ngurus paspor dan naik pesawat terbang..

Api Biru ini menyala abadi secara otomatis mulai malam hari hingga menjelang subuh. Hal ini bisa terjadi, secara singkat karena adanya aktivitas belerang bertemu dengan panas bumi di gunung. Jadinya, api menyala otomatis sebagai belerang sebagai bahan bakarnya.

Menjelang subuh, sang api biru perlahan-lahan raib dengan sendirinya.

4. Penambang Belerang

Penambang belerang di kawah Ijen mungkin adalah satu-satunya pekerjaan terunik di dunia yang pernah ada.

Terunik sekaligus paling berbahaya.

Bayangkan…

Para penambang belerang itu harus memikul belerang seberat 30 kg! Dengan keranjang di sisi kanan dan kiri yang dikaitkan di sebilah kayu ditopang di pundaknya, sekali angkut mereka diupah Rp 60 ribu.

Semalaman itu, mereka mampu 2 kali angkut. Berarti, sehari penghasilan mereka Rp 120 ribu.

Rp 120 ribu dengan maha beratnya pekerjaan mereka, sungguh kita ini sangat sangat bersyukur..

Dari bawah kawah, mereka harus mengangkut keranjang itu di pundak ke atas gunung, lalu turun lagi melewati jalur pendakian bersama-sama para pendaki gunung lainnya.

Bagi siapa saja yang turun ke kawah untuk melihat atraksi api biru, sudah pasti akan berpapasan dengan para penambang ini. Kalau itu terjadi, berilah mereka jalan. Jangan persulit mereka dengan kita tidak mau minggir dari jalur setapak yang kecil dan sempit itu.

Perhatikan wajah mereka ketika mereka melintasimu. Betapa sabar dan jauh dari keluh kesah..

Betapa perjuangan untuk memperoleh penghasilan segitu sehari harus rela bahkan dengan resiko setor nyawa…

Oh kawah Ijen…Begitu banyak pelajaran yang bisa diambil disana…

Kawah Ijen - dipotret dari posisi atas
Nyala si api biru baru saja padam menjelang pagi di Kawah Ijen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s